THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Selasa, 17 Mei 2011

tvxq wasurenaide lyric

BEDDO ni suwatte kimi no koto wo kangaeteita
Aenakute mo ii aitai kono kimochi dake de ii kara

Tsuyoku nokotteiru kioku kimi kara no mijikai MESSEEJI ga
Setsunaku mune shimetsukeru kedo towa no shiawase boku ga mamoritsuzuketai

* Kaze ni natte sotto tsutsumitai
Kimi ga iru sekai ni sugu tonde yukitai
Aitakute mo aitakute mo
Matteru kara tada wasurenaide

Itsumo no hodou ni kimi no kage wo kanjiteita
Shizuka ni hitomi wo toji inoru itsumademo kienai you ni

Fukaku kizutsuiteita koto kizukasezu waratteita kimi ni
Zutto taisetsu ni suru kara sakebitsuzukeru arifureta kotoba demo

* Repeat

Kimi ni fureta yoru kowareteshimau hodo ni
Tadayou kaori ni mata omoi ga tsunoru baby

Itsumademo hatenai you ni
Motto tsuyoku tsunaida te hanarenai you ni

Kaze ni natte sotto tsutsumitai
Kimi ga iru sekai ni sugu tonde yukitai
Aitakute mo aitakute mo
Matteru kara matteru kara

* Repeat

Koko ni iru yo wasurenaide

Credits: lunatunalover @ LJ (Alicia) + dbskarchives.blogspot + christyluphtvxq@blogspot


DON'T FORGET ME

I sit on my bed and think of you

It's alright even if I can't see you...
I miss you, but just this feeling is enough

The memories of you remain, they're so strong
I read a short message from you and it makes my chest tighten painfully
But I want to keep protecting your eternal happiness

* I'll become the wind and wrap gently around you
Right now, I want to fly to a world with you in it
Even though I want to see you so much... I miss you so much...
I'm waiting for you, don't forget me

On the path we'd always walk, I felt your presence
Silently, I close my eyes and pray that it'll never disappear

Without acknowledging the things that hurt you deeply, you just kept on laughing and smiling
I'll always remember and cherish that
And I'll keep yelling out to the world, even if the words I use are but ordinary

* Repeat

The nights touched by you...
It's enough to break me; your fragrance hanging in the air and these feelings that build up, baby
So that this'll never end, I'll hold your hand even tighter
So that we'll never be separated...

I'll become the wind and wrap gently around you
Right now, I want to fly to a world with you in it
Even though I want to see you so much... I miss you so much...
I'm waiting for you... I'm waiting for you

* Repeat

jyj w lyric

夜空に浮かんだ 星が文字を描き出すのは
Yozorani ukanda hoshiga mojiwo egaki dasunoha
The letters that the stars created in the night sky
偶然じゃないと 今もまだ信じてるよ
Guuzen janaito imamo mada shinjiteruyo
I still believe that it is not just by chance
同じ闇の中で 同じ距離のままで
Onaji yamino nakade onaji kyorino mamade
In the same darkness, in the same distance
W<ダブル>を描き続けている
W wo egaki tsuduketeiru
We are painting the W in the same way

君に見つかるように もっと輝くから
Kimini mitsukaruyouni motto kagayaku kara
We will shine more and more so that you can find us
keep in mind that I love you.
keep in mind that I love you.
Keep in mind that I love you.
きっ と
kitto
I wish…
いつか逢えるから 瞳を閉じる度君を想う you’re everything
Itsuka aerukara mewo tojiru tabi kimiwo omou you’re everything
Our paths will cross again, I am thinking about you every time I close my eyes, you’re everything
君が居ることが 今もまだあたりまえなんだよ
Kimiga irukotoga imamo mada atarimae nandayo
It is still natural that you are by our side
た だ今は君が幸せであると願い
Tada imaha kimiga shiawasedearuto negai
We can only wish that you are happy
僕らの階段をひとつひとつ登っていくよ
Bokurano kaidanwo hitotsuhitotsu nobotte ikuyo
We will climb our stairs one by one
僕 らはまだ僕らの未来を想像しながら 君を待ってるよ
Bokuraha mada bokurano miraiwo souzou shinagara kimiwo matteruyo
We are still waiting for you, imagining our future
きっと
Kitto
I wish..
いつか逢えるから 瞳を閉じる度君を想う you’re everything
Itsuka aerukara mewo tojiru tabi kimiwo omou you’re everything
Our paths will cross again, I am thinking about you every time I close our my eyes, you’re everything
君が居るこ とが 今もまだあたりまえなんだよ
Kimiga irukotoga imamo mada atarimae nandayo
It is still natural that you are by our side
いつか逢えるまで 君の居場所は守ってるよ
Itsuka aerumade kimino ibashha mamotteruyo
We will keep your place here, until the day we can meet again
君ともう一度 笑えると信じてるから
Kimito mouichido waraeruto shinjiterukara
We believe that we can laugh together with you once again
You’re my love Please hold on
You’re my love Please hold on
You’re my love Please hold on
時が流れ ても どんな痛みが待っていても
Tokiga nagaretemo donna itamiga matte itemo
Even when the days pass by, and that there may be pains
君はいつまでも 僕たちの 「プライド」なんだよ
Kimiha itsumademo boku tachino “pride” nandayo
You are always our “PRIDE”
夜空に浮かんだ 星に君が呟いたのは
Yozorani ukanda hoshini kimiga tsubuyaitanoha
The words that you murmured to the stars shining in the nightsky
さよならじゃないと 今もまだ信じてるよ
Sayonara janaito imamomada shinjiteruyo
We still believe that it is not “Good bye”
同 じ空の下で 同じ夢を描き
Onaji sorano shitade onaji yumewo egaki
Under the same sky, dreaming the same dream
W<ダブル>を探し続けている
W wo sagashi tsuduketeiru
We are still searching for the W

同じ形のまま ずっと輝くから
Onaji katachinomama zutto kagayaku kara
We will always shine in the same shape
keep in mind that I love you.
keep in mind that I love you.
keep in mind that I love you.
逢いたくて 逢いたくて
aitakute aitakute
I want to see you, see you
逢いたくて 逢いたくて
aitakute aitakute
I want to see you, see you
逢いたくて 逢いたくて
aitakute aitakute
I want to see you, see you
逢いたくて 逢いたくて 逢いたくて
aitakute aitakute aitakute
I want to see you, see you, see you
きっと
kitto
I wish…
い つか逢えるから 瞳を閉じる度君を想う you’re everything
Itsuka aerukara mewo tojiru tabi kimiwo omou you’re everything
Our paths will cross again, I am thinking about you every time I close my eyes, you’re everything
君 が居ることが 今もまだあたりまえなんだよ
Kimiga irukotoga imamo mada atarimae nandayo
It is still natural that you are by our side
いつか逢えるまで 君の居場所は守ってるよ
Itsuka aerumade kimino ibashoha mamotteruyo
We will keep your place here, until the day we can meet again
君ともう一度 笑えると信じているから
Kimito mouichido waraeruto shinjite irukara
We believe that we can laugh together with you once again
Source: esayel @ YouTube
Translation: smiley @ OneTVXQ.com
Credits: OneTVXQ.com { One World. One Red Ocean. One TVXQ! }
Posted by Ghina

Sabtu, 19 Maret 2011

part 4.c

Sakura Senpai, bagaimana kabarmu hari ini?”
Jadi kau yang merencanakan semua ini?”
Sebenarnya kemarin aku sudah menunggumu, tapi kau tidak juga datang. Ya, aku bias maklum sieh..?”
Sebenarnya apa sie maumu? Berbuat curang begitu dan membawaku kemari? Haruskah kau melakukan ini semua? Hah?” ujarku berapi-api.
Sakura Senpai, slow down! Aku gak punya maksud apa-apa kok. Cuma…” Asahi berdiri dari singgasananya dan mendekatiku. Berdiri tepat satu langakah di depanku.
Asahi Senpai yang terhormat… berhenti mempermainkan aku!”
Ciih!? Aku hanya ingin memberitaumu satu pernyataan dan satu pertanyaan” bisik Asahi.
Terserah” kataku acuh tak acuh.
Ia berjalan memutariku dan berbisik dari belakang, “Aku akan memberitaumu kenapa aku hanya memilihmu saat tes waktu itu”
Kenapa?”
Pertama, diantara yang lain kau yang paling tampak cerdas dan paling menarik untuk dipermainkan di sini” Asahi melangkah lagi ke depanku, “Daripada yang lain, kau itu mudah sekali untuk dipercaya. Apalagi kau cukup dominan daripada siswa lain dari Lordenia yang ternyata IQ-nya gak seberapa…”
Eh, jaga ya mulutmu!” ancamku, “Kau memang ketua di sini tapi berarti kau bisa memperlakukan semuanya sesukamu!”
Hahahahaha!!!” Asahi jstru nagakak.
Baiklah, sudah cukup pernyataannya, sekarang aku punya pertanyaan untukmu. Dan kau harus menjawab dengan jujur” lanjut Asahi.
Aku diam saja.
Apa harapanmu mau menerima tawaran studi di Childeria?”
Harapan?
Apa harapanmu?” tanya Asahi lagi.
Aku ingin kalian melihat kami” ujarku singkat, sekenanya.
Maksudmu..?”
Aku ingin menjawab tantangan kalian dan menunjukkan bahwa kami tak hanya baik di satu bidang” ujarku.
Selain itu?” rupanya ia masih belum puas.
Aku terdiam cukup lama dan mencari jawaban yang langsung bisa menohok Asahi, “Mungkin, aku bisa berharap kedua asrama ini bisa rukun.”
Asahi juga terdiam, ia berbalik dan mengahmpiri mejanya. Mengambil amplop cokelat yang aku tidak bisa memperkirakan apa isinya.
Bel tanda jam istirahat selesai, berbunyi…
Baiklah. Kau boleh pergi. Terima kasih atas kunjungannya dan jangan lupa mengelus dada selama di sini. Bersiap-siaplah..”
^_ Yume-o Part 4 _^

Malam harinya…
Aku kembali berkumpul dengan teman-teman di kamar dan menceriterakan mimpi burukku tadi siang. Mereka merespon sangat antusias dan mendukungku untuk memprotes sikap Asahi. Aku mencoba menenangkannya sieh, tapi percuma.
Tok! Tok! Tok!
Siapa malem-malem begini ada tamu?” Tanya Kyuu entah pada siapa.
Aku hendak turun, tapi Fiura menahanku, “Biar aku yang membukanya.” Ia berjalan menuju pintu dan membukanya perlahan. Sreek..!
Lhoh? Fiura? Kenapa kau di sini?”sambil menengok ke dalam kamar, “Mana Sakura?” Tanya sang tamu.
Kepala Asrama? Hm.. sakura?” Fiura celingak-celinguk.
Kakek? Ada apa?” tanyaku spontan _mungkin Fiura kaget karena aku sudah ada di belakangnya_
Sakura?” Kakek menimang-nimang apakah ia akan mengatakannya.
Ikut Kakek sekarang. Ada yang harus Kakek sampaikan” pinta Kakek sambil menarik lenganku. Aku menurut saja.
Begitu sampai di dalam ruang kerja kakek, pintu aku tutup dan aku kembali mengulang pertanyaanku. “Ada apa, Kek?”
Baca surat ini!” ujar Kakek setelah mengeluarkan ampolop cokelat yang sepertinya sudah pernah aku lihat. “Aku?”
BRAAAK!!
*_ Yume-o Part 4 _*

part 4.b

Keesokan harinya..
“Sakura, semangat ya!!” ujar teman-teman dari balik gerbang asrama seraya menggenggam tangan tanda memberi semangat. “Arigatou, Minna!!”
Aku berjalan agak lamban di belakang pengawas misteriusku. Ia berjalan di depan mengenakan jaket hitam yang menutupi seluruh tubuhnya, bahkan ia tidak memperkenalkan diri. Meski agak was-was, aku mencoba setenang mungkin menghadapi ini. Berkat teman-teman aku bisa di sini.
Aku mendongak. Childeria sudah di depan mata. Walaupun asrama ini luas, tapi aku membayangkan kengerian di dalamnya. Siswa-siswinya yang porak poranda dengan perilakunya. Oleh karena itu, sejak kedua asrama ini dibangun secara bersamaan _secara kebetulan_mereka sudah berseteru. Sampai sekarang pun aku belum tau dengan jelas apa yang dipermasalahkan.
“Nah, ini kelas yang akan kamu tempati selama studi di Childeria, High Class-B. Selamat bersenang-senang!” secepat aku mengalihkan pandangan, secepat itu pula orang itu pergi. Aku pura-pura tak peduli.
Aku sibuk menenangkan diri. Mengetur pikiran-pikiran burukku yang membayangkan penyambutan terburuk dari siswa-siswa Childeria di dalam kelas ini. Sreeek..!!
“Ohayou gozaimasu, Sakura~chan!!!” sapa penghuni High Class-B di sekitar pintu masuk kelas. Semuanya tampak ceria dan tak ada tanda-tanda yang bisa membuatku curiga. Dari belakang kerumunan itu, aku melihat Rora melangkah ke arahku, dan menyapaku.
“Ohayou, Sakura~chan! Selamat ya, kamu lolos ujian dan bisa ikut studi banding di sini. Meskipun sendirian, tapi, aku harap kita bisa bekerjasama. Mohon bantuannya!” ia menunduk. Aku celingak-celinguk. Lalu buru-buru berujar, “Iya, iya, Rora Senpai. Aku mengerti..”
“YEEEEAH!!!” setelah itu, suasana kelas berubah riuh dan ramai. Semakin aku menceritakan perasaanku saat mengikuti tes di Childeria, mereka semakin baik padaku. Aku cukup lega.
Pagi hari yang riuh dengan sapaan mereka membuat asumsiku pada mereka berubah sedikit demi sedikit ke arah yang baik. Memang mungkin sikap siswa di kelas ini baik. Hiruma, ketua kelas sekaligus ketua asrama Childeria, yang bijak dan humoris_meski kata Rora agak menyeballkan_. Rora, patnerku saat tes, yang ramah dan murah senyum. Raiko, pianis baru di kelas ini, walaupun tomboy tapi perhatian. Ruka, juara olimpiade sains, yang rajin dan penolong.
“Sakura~chan!!” panggil Rora di sudut ruang perpustakaan yang sedang kami kunjungi. “Ikut aku yuk…!”
“Hah? Ke mana?”
“Ada deh.. pokoknya asyik deh. Gak bakal nyesel kalo kamu ikut. Sekalian biar kenal sama anak sini.” Bujuk Rora sambil menarik lenganku.
Aku meletakkan buku yang aku pegang kembali ke rak, “Memangnya mau ke mana?”
Rora sudah menarikku sampai keluar ruang perpus. “Ke tempat latihanku.”
“Latihan? Rora mau latihan apa?” tanyaku penasaran.
“Ya, pokoknya tempat latihanku” lalu menambahkan,”Udah deh, gak usah banyak tanya, ntar kamu juga tau. Kan gak seru kalo aku certain sekarang. Ayo!!”
Berjalan menuruni tangga, sampai di lobi, masih menyusuri lorong menuju tempat yang semakin sejuk bila didekati. Seperti mau ke luar asrama. Tapi, ternyata berhenti depan sebuah ruangan yang terlihat mati dari luar. Seiring berhembusnya angin, aku mendengar samar-samar suara piano yang mengalun lembut dari dalam ruangan tsb. Begitu dibuka, suara tsb tiba-tiba menghilang.
Rora masuk duluan, aku menyusul agak belakangan.“Hey! Kau di mana? Jangan mempermainkan aku donk…!!”
Sejauh mataku beredar mengelilngi isi ruangan tsb, aku melihat seluruh sisi ruangan tsb berisi alat music lengkap. Mulai dari alat music tiup, petik, pukul, sampai yang menggunakan sumber arus listrik. Jadi, Rora itu penyanyi?
“Sakura~chan.. maaf ya, temanku yang satu itu memang agak menjengkelkan. Tadi itu hanya DVD miliknya yang diputar untuk pengantar tidurnya. Kalau sudah ku matikan seperti ini,” Rora menunjukkan sebuah kaset DVD di tangannya”pasti ia akan segera kabur. Maaf ya? Aku tidak bisa memperkenalkan mu dengan musisi terhebat Childeria.”
Aku mengangguk, “Iya, gak pa-pa kok..”
Petang pun datang…
Saatnya aku kembali ke Lordenia. Rasanya sudah tak sabar untuk beristirahat di kamar atau sekadar bercerita pada teman-teman tentang pengalamanku hari ini. Tapi…
Kok sepi? Aku mendongak, melihat jam besar di aula besar. Belum ada jam 6 tepat. Kok sudah sepi begini? Biasanya teman-teman masih berlalu lalang di sekitar sini. Kok tumben sepi..? batinku sambil menyusuri lorong-lorong menuju kamarku.
Saat mendongak, sekilas, aku melihat seseorang menutup pintu kamarku dengan keras. Aku mulai was-was. Siapa tuh? Berani-beraninya masuk ke kamarku selama aku tugas?buru-buru aku mempercepat langkahku menuju kamarku. Tanpa pamit, aku membuka pintu kamarku degan paksa. Ternyata…
“Minna~san!!” aku berteriak begitu melihat semua berkumpul di kamarku. Mulai dari Fiura sampai Erika. “Tumben kumpul di sini?”
“Nungguin kamu kan?” celetuk Sensei Hellen.
“Gimana di Childeria?” tanya Hikari.
“Ada yang jahilin kamu gak?” giliran Kyuushiro yang Tanya.
“Hey! Hey! Biarkan Sakura duduk dulu napa?” pinta Fiura _tumben baik_
“Hehehe~ gak pa-pa kok” aku lalu duduk di kursi yang paling dekat dg pintu.
“Jadi, gimana di sana? Enak gak?” tanya Erika melanjutkan sesi tanya jawab.
“Ya, gitu deh…”
“Hahahahahaha….
Hari pun berganti…
Aku tidak lagi harus diawasi oleh pengawas misteius yg menyebalkan itu. Memang terasa sangat sepi dari hari sebelumnya, tapi tak apalah sedikit menenangkan pikiran.
Aku sudah bisa akrab dengan cepat dengan siswa High Class B, hari yang baru ini pun berlangsung lancer dan tak ada halangan suatu apapun. Tapi, begitu bel istirahat berdenting…
Dua orang siswa datang masuk ke kelasku tanpa pamit. Yang satu berperawakan tinggi dan berambut cokelat dan seorang lagi yang lebih pendek dan berambut pirang. Berdiri di depan mejaku. “Apakah kau yg lulus tes dari Lordenia?”
Aku bergidik, “Iya, memangnya kenapa?”
Yang berambut cokelat mencengkram tanganku dan menarikku, “Sekarang ikut dengan kami”.
“Hah? Ke mana?” tanyaku setengah panic sambil berdiri dan berusaha mempertahankan diri.
“Kau akan tau nanti!” ujar siswa yang lain.
Karena aku tak bias melepaskan diri, aku dibawa mereka ke suatu tempat dan menjatuhkanku ke lantai. “Aduuh! Kalian tu kasar banget sieh..?” protesku lalu berdiri dan membersihkan sikuku yang kotor.
Kedua siswa itu tidak menjawab tapi justru tersenyum sinis. Hawanya sangat tidak menyenangkan. “Sakura Senpai, bagaimana kabarmu hari ini?”
Aku berbalik. Ternyata.. “Jadi kau yang merencanakan semua ini?”
*_ Yume-o Part 4 _*

part 4.a

Senpai Sakura, mohon keluar dari barisan Anda.” jeda yang panjang membuatku merasa sangat khawatir, “Dan,, memang hanya Sakura yang lolos.”
APA?”
Aku menoleh kea rah teman-temanku, barharap mendapatkan pembelaan dari mereka. Aku sangat berharap. Perlahan, telinga bergemuruh mendengar pembelaan mereka. Aku merinding.
“Apa-apaan kalian ini, hah?” teriak Fiura yang tiba-tiba sudah ada di sebelah kiriku. “Bukankah menurut perjanjian anggota dewan asrama yang diasramakan ada 2 siswa. Kenapa hanya satu? Apa kalian lupa?”
“Maaf sebelumnya, tapi menurut kami hanya Sakura yang lulus seleksi dari 3 aspek yang kami ujikan?” jelas Asahi tamapak berkuasa atas situasi kali ini. Padahal sebenarnya ia sedang didesak oleh Lordenia.
“3 aspek? Bukankah kalian hanya mengujikan tes tulis dan mengajar? Lalu apa maksudmu 3 aspek?” giliran Yuushiro yang meminta pertanggungjawaban.
“Oh, kupikir teman-teman Sakura akan cepat mengerti maksudku, tapi ternyata malah meleset 1800.” Sepertiya aku bisa meledak di sini, aku menatap Asahi dengan tatapan tajam. Sangat tajam sampai ketua OSIS menyebalkan itu mau segera menjelaskannya dan tutup mulut. “Baiklah, akan aku beritahu.”
Kami menungu!
“Tiga aspek tersebut adalah aspek yang kami nilai untuk menentukan siapakah yang akan kami ijinkan berasrama di sini. Ketiga aspek ini harus benar-benar seimbang, tidak boleh kalah di satu sisi. Yaitu, IQ, EQ, dan SQ.” jelas Asahi sangat jeli.
Teman-teman di belakangku mulai resah semaunya sendiri. Kyuushiro angkat bicara, “Tapi seharusnya itu tidak menjadi pemghalang kalian untuk tetap menepati janji, bukan?”
“Yah, memang seharusnya begitu, tapi memang hanya Sakura yang seimbang di ketiga aspek tersebut.” Ia masih keras kepala, “Dan saya tegaskan lagi bahwa keputusan kami tidak dapat diganggu gugat!”
Aku menoleh kea rah Fiura, ia terlihat sangat kecewa. Tapi, aku bisa apa? Apakah…? “Apakah ini asrama Childeria yang kalian banggakan?”
Ada yang berteriak. Aku, Fiura, dan bahkan seluruh siswa di aula mencari sumber suara tersebut. Aku kaget begitu menyadari Hikari yang telah berteiak di depan semua.
Apakah ini asrama Childeria yang kalian banggakan?” Hikari berdiri di sebelah kananku. ”Apakah hanya ni kejujuran yang kalian punya? Kenapa kalian tega menghancurkan kepercayaan yang telah kami paksa berikan kepada kalian.”
“Aku tak memintanya.”
“Memang. Tapi apakah kalian tidak tau balas budi? Kalian tidak diajari sopan santun atau belajar menghargai orang lain? Hah?”
“Cukup!”
“Biarpun kami tidak sebaik yang kalian pikirkan, tapi kami masih punya nurani.”
“Cukup, Hikari!”
“Kalian harus tetap menghargai kami!!!”
“Sudah cukup, Hikari~chan!!!” bentakku pada Hikari sambil menghadapkan badannya padaku, “Kau sudah tidak perlu membelaku lagi. Aku sudah tidak ingin merepotkan kalian lagi. Sudah cukup. Aku mohon..” kutampakkan wajah memelas pada Hikari ia hampir mengucapkan sesuatu tapi Asahi jauh lebih cepat.
“Sakura saja tau.” Aku beralih menampakkan wajah sebal padanya. “Atau kalian mau aku permalukan di sini..?”
“Sudah Asahi!” aku memberanikan diri angakat bicara. “Aku besok akan ke sini sendirian. Itu maumu kan? Aku berjanji.” Jeda sejenak, “Sekarang, ijinkan kami beristirahat di Lordenia!”
“Baiklah, Senpai Sakura. Kau memang yang terbaik. Kalian pulanglah dan datanglah kembali besok, Sakura~chan!” ia mengangkat tangan kanannya lalu melambaikannya. Itu semacam penghinaan, umpatku dalam hati.
“Ayo, teman-teman. Kita kembali ke Lordenia. Dan akan memberitahukan tetang sejarah baru kita.” Aku berbalik sendirian. Mendapat jlaan terang dan diikuti oleh teman-teman. Aku cukup terpukul.
“Aku sangat terpukul. Aku bahkan tidak percaya mereka bisa berdusta sejauh itu.” Celetuk Kyuushiro di belakangku. Hikari, Erika, dan Inou sudah mendahuluiku di tengah jalan. “Mereka tidak merasa bersalah sedikit pun!”
Sepupuku mengajakku bicara, “Sakura~chan, kamu tidak apa-apakan?”
Aku menoleh tanpa berhenti melangkah. Ku sunggingkan senyum selebar mungkin berharap bisa mendukung jawabanku, “Aku baik saja kok. Tenaang saja, tidak perlu mengkhawatirkan aku.”
“Apa iya?”
“Tenang saja. Sakura pasti mau berjuang demi kita.” Sela Yuushiro, lalu Fiura menambahkan, “Juga demi Lordenia!”
Aku tersenyum makin tenang.
“Ganbatte, Sakura~chan! Berjuanglah demi kami dan Lordenia!!!” Kyuushiro mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi lalu diikuti teman-temanya. Aku juga. “Yo!!”
*_ Yume-o Part 4 _*

part 3.a

Pagi yang ditunggu-tunggu telah tiba. Sang mentari seakan tersenyum memberi dukungan untuk kami. Selesai sarapan kami dikumpulkan di aula tengah lalu diberangkatkan dari sana (seakan-akan kami rombongan perang, yah..walaupun itu tepat). Letak Asrama Childeria ‘terhormat’ (nada mengejek) memeng tidak jauh dari asrama kami. Hanya berkisar 250 meter, itu pun karena kami menuruni lereng bukit, kami bisa lebih cepat sampai. Dan tanpa terasa, tibalah kami di depan penyambutan baik mereka.
Waktu tes di Asrama Childeria telah tiba…
Ohayou gozaimasu, minna~san!!!” salam seorang laki-laki yang lebih mirip pemimpin di asrama ini. Mungkin iya? “Watashi wa Senpai Asahi desu, ketua OSIS di asrama ini. Selamat datang di Asrama Childeria!!!” ujarnya bersemangat.
HAI!!!”
Di sini saya mewakili rekan-rekan di asrama ini sangat berterima kasih telah terselenggaranya acara ini. Dengan acara seperti ini kita bisa saling mengenal satu sama lain dan sekaligus dapat memperbaiki diri kita masing-masing, memperluas pengetahuan dan pergaulan. Serta untuk mempererat persaudaraan kita” jeda sejenak “Nah, untuk menghindari kebosanan dan tidak terjadi kesalahpahaman dalam system tes di sini, akn saya beritukan peratuan tes kali ini.” Jelasnya mengawali ketegangan kami. Deg! Deg! Deg!
Peraturan awal; masing-masing peserta akan dipasangkan dengan siswa dari asrama ini yang menjadi pathner mereka. Selain mengawasi, pathner juga bisa menjadi teman kalian selama tes ini. Adapun pasangan kalian adalah siswa yang ada di belakang kalian” secara serentak kami siswa Asrama Lordenia segera berbalik seakan-akan dikomando oleh atasan baru kami,”Baiklah, akan saya perkenalkan pasangan di depan kalian! Fiura-Himuno;Kyuushiro-Mako;Yuushiro-Ito;Havie-Souta;Hikari-Ruka;Sakura-Rora;Erika-Silver;Inoue-Raiko.”
Itu pathner kalian. Peraturan dasar, ada dua kali tes yaitu tes tulis yang berlangsung hari ini dan tes mengajar untuk besok. Nah, setiap tes ruangannya tetap. Adapun seorang peserta akan di tempatkan di ruang yang berbeda dengan peserta yang lainnya. Jadi, kesimpulannya, di satu ruang hanya ada satu peserta” jelas Ketua OSIS itu yang membuat kami semua merasa benar-benar dijebak,”Tapi,kalian tak perlu resah karna kalian tidak sendiri di ruangan itu. Kalian bisa bersama dengan pathner kalian sambil mengobrol dengan mereka.”
Nah, hanya itu saja peraturannya. Kalian bisa mengikuti pathner kalian untuk menuju ke ruang tes khusus untuk kalian. Selamat berjuang, Kawan! Ganbatte!!!” serunya dengan wajah sinis.
Selesai salam penutup yang mengerikan, kami semua seperti merasa diseret ke sebuah ruang untuk diisolasi. Kami mungkin akan sangat menentang jika kami bisa. Namun kami tak punya kuasa di sini…
Yang hanya bisa kami lakukan adalah berjuang sesuai kemampuan demi Lordenia…. Hanya itu satu-satunya dasar kami berjuang di sini. Dan kami akan melakukan apapun demi tujuan kami!
^_ Yume-o Part 3 _^

Malam harinya…
Ukh, pulang dari tes tadi kami langsung pencar dan sekarang masih banyak yang keluar. Mana aku gak diajak, jadi sepi. Oh, ya! Tadi di kamar Sensei Hellen juga gak ada. Pasti sama Erika dan Inoue lagi. Bisa bahaya kalau dibiarkan begini terus..
Sakura~chan!!!” suara itu diiringi langkah kaki yang secepatnya ada di belakangku. Havie menyapa lagi, “Sakura~chan!!!”
“Ada apa? Kok buru-buru gitu kaya’ dikejar setan aja?” aku mengintip arah belakang Havie, aku segera merasa bersalah begitu tau Yuushiro datang jauh di belakang Havie dg tampang menyeramkan. “Heee…?”
Havie ikut menoleh ke belakang lalu kembali berkata padaku, “Itu kan Cuma Yuushiro~kun?” aku hanya mengengguk kikuk, “Sakura~chan, ajarin aku buat materi besok donk…? Aku kan belum pernah praktek mengajar selama di sini”.
“Haah?? Apanya yang harus aku ajarkan?” aku bingung tapi Havie menyela cepat, “Tapi kan kakak pernah ngisi jam kosong di kelas B dan C? Pasti bisa kan?” Heh!? ‘kakak’ katanya? Sejak kapan aku jadi kakaknya
“Hummm? Tapi kan kita gak tau apa yg akan kita ajarkan besok?” jawabku, “Tapi, setauku…selagi kamu bisa bikin suasana di kelas jadi kondusif dan aktif, pasti bisa nyaman ngajarnya.” Begitu sadar, aku melihat mata Havie seakan-akan bersinar dan aku baru saja memberitaunya prinsip cara mengajarku. “Hehehehe?”
Begitu juga gak pa-pa kok” ujar Havie (sepertinya sudah puas).
Minna~san!!! Yuu~kun! Havie! Sakura~chan!” teriak seorang siswa sambil berlari begitu melihat kami berkumpul. “Ngapain nih di sini aja?” Tanya ketua kami, Fiura. Sementara di belakangnya yg tertinggal adalah Kyuushiro, kakak Yuushiro.
Gie nanya-nanya aja” jawab Havie sekenanya tapi jujur.
Kok gak keluar aja?” giliran Kyuushiro yg introgasi.
Males, akh!? Lagipula bingung mau ngapai di luar sana” jawabku sedikit ketus, aku agak kikuk kalau dikerubungi siswa-siswa ini. Auranya beda.
Ya, udagh. Ikut kami aja yuk ke pasar raya di lembah” ajak Fiura.
APA!?”-aku-; “IKUT!!”-Havie-; “Hmmm?”-Yuushiro- (bareng-bareng).
??? Maksud kalian gimana nih?” Fiura bingung dg jawaban spontan kami. “Kalian mau ikut gak?”
Ikuuut…!” ujar Havie memelas. Aku menyela, “Gak mau!!?”
Kenapa? Kami kan tidak mengajakmu” seru Kyuushiro yg berhasil membuatku malu sekali. Akh, padahal di depan laki-laki semua?
Ya, sudah aku pergi saja” ujarku sebal sambil berbalik pergi entah ke mana. Tapi baru beberapa langkah Fiura menahanku, “Hey, kamu gak ikut Sakura?” Aku menjawab ketus lagi, “Katanya gak butuh aku lagi?!”
Aku kan cuma bercanda…” aku berbalik dan masih sempat melihat teman-teman menatap tajam pada Kyuushiro, kecuali Yuushiro yg hanya menatap dingin. “Gomenasai..”
He?” aku tersenyum senang, sedikit lega. Tapi…”Tapi, masa’ aku cwe’ sendiri? Kan bisa bahaya.” Begitu mendongak mereka sudah melihatku tajam, aku keceplosan lagi…
Kan kamu bisa ajak Hikari…” ujar Kyuushiro dan Fiura hampir bersamaan.
??? Hmmm, iya juga ya...? aku panggil Hikari dulu ea?” secepatnya aku kabur ke kamar Hikari dan kakaknya. Tapi, ternyata mereka masih bisa mengutitku di belakang. Yagh, tak apa.
Meskipun awalnya Hikari menolak untuk ikut dg alasan ‘sedang belajar untuk besok’ tapi, bersyukur kami. Karena Sensei Haruki, kakak Hikari mau membujuk dan mengijinkan adiknya keluar bersama kami. Hahaha…. lagi-lagi kami menang!
Nah, sekarang kita lari ke pasar raya. Siapa yg kalah harus traktir makan!” ujar Kyuushiro dan segera lari secepat kilat. Diikuti Havie dan Yuushiro. Kali ini, Fiura yg di belakang dan sedikit memberi semangat pada kami, “Walaupun kalian perempuan, jangan mau kalah sama kami” tapi setelah itu, Fiura pergi juga.
Meskipun kami tak yakin bisa menyusul mereka tepat waktu, aku dan Hikari hanya berusaha berjalan secepat kami bisa.
Sampai di depan gerbang, mereka sudah menunggu dan segera menceramahi kami serta menagih hutang. Tapi, dewi fortuna sedang berada di pihak kami. Fiura yg kena hukuman.
Yah, gak pa-pa, sekali-kali beramal untuk teman-teman” kata Fiura beralasan. Lalu kami berkeliling sesuai kemauan Fiura (soalnya yg ngajar + nraktir Fiura).
Aku berjalan di antara Yuushiro dan Havie, mereka mengawasiku. Sementara Hikari di depan dengan Kyuushiro. Fiura hanya mengurus dirinya sendiri. Ramai sekali pasar raya ini. Padahal biasanya gak seramai ini. Lhoh, itu…?
Inoue? Erika? Dan…siapa laki-laki itu?” seruku, diikuti tolehan teman-teman yg penasaran dg apa yg aku lihat.
*_ Yume-o Part 3 _*

part 3.b

Perjalanan ke Childeria untuk mengikuti tes terakhir sangat tidak nyaman. Gara-gara peristiwa semalam yang mengejutkan dan sulit dipercaya. Bagaimana mungkin Inoue yang biasanya pendiam tiba-tiba berubah seperti seorang pencuri. Aku sangat kecewa meskipun aku hanya sebagai sepupu jauhnya. Sangat disayangkan.
Sampai di Childeria, Asahi sang Ketua OSIS, langsung memanasi kami. “Aku harap kalian meikmati sajian sedap kami nantinya di tiap-tiap kelas yang kalian ajar. Semoga kalian berhasil lulus.”
Selesai berkotbah yang memanaskan telinga, kamiditempatkan di ruang-ruang terpisah seperti kemarin. Sedikit berbeda karena kami ditugasi untuk mengajar di kelas yang ditentukan oleh mereka dan kami tidak diberitau materi apa yang harus kami sampaikan. Sedikit persiapan dati kami. Tapi…”We must do the best.”
Meski waktu berjalan lambat bagi kami, tapi cukup 2 jam kami dikurung di antara murid-murid mereka yang sulit diatur. Namun, untung berjalan lancar dan tidak terlalu sulit apa-apa yang menghalangi. Semoga teman-temanku juga begitu. Rasanya, aku tidak mau salah satu dari kami diasramakan di sini.
“Baiklah. Karena rangkaian ujian sudah kalian lalui, kalian kami perbolehkan untuk menikmati tempat-tempat di Childeria ini untuk sedikit berkenalan dan mempererat tali persaudaraan kita.” Aku harap begitu. “Kalian boleh beristirahat di tempat yang kami sediakan ataupun sekedar berjalan-jalan di sekitar sini sambil menunggu pengumuman dari kami. Sekian. Arigatou gozaimasu…” ujarnya masih sok ramah. Tak lama kemudian kami ditinggalkan di aula sebesar itu oleh mereka bahkan pathner-pathner kami. Mungkin mereka akan rapat kilat, begitu piker kami.
Fiura dkk sempat mengajak berkeliling namun si ketua juga kurang tau tentang tempat itu. Sebentar kemudian kami mendengar samar-samar ada suara alunan piano yang sejuk dan menenangkan. Memperdengarkan alunan lagu ‘Sakura Biyori’
Kimi to boku to sakura biyori
kaze ni yuurete mai modoru
marude nagai yume kara sameta youni
miageta saki wa momoiro no sora…
Sejenak setelah lagu itu selesai giliran gitar bernyanyi. Kali ini terdengar lebih samar, terdengar seakan-akan suara itu makin jauh dari kami. Lalu terdengar pengumuman hasil tes akan segera di ummkan di aula.
“Nah, hasil tesnya akan segera saya beritahukan. Namun sebelumnya, saya ulangi kesepakatan awal kita.” Ujar ketua OSIS serampangan itu –wajahnya masih tidak enak dilihat. Lalu menambahkan, “Dan keputusan kami tidak dapat diganggu gugat!”
“Menurut kesepakatan, siswa yang terpilih akan diberi kesempatan untuk mengikuti pelajaran di Asrama Childeria ini selama 7 hari. Jadi siapapun yang terpilih diantara kalian, saya mohon kerjasamanya.”
Minta kerjasama? Jangan harap ya?
“Nah, hasilnya akan saya beritahukan sekarang.” Ketua itu berdeham keras di depan tamunya, “Dari tes tulis kemarin, peringkat pertamanya adalah Inoue, lalu Erika.” Aku dkk-ku tentu bertepuk tangan meskipun kami diliputi rasa curiga,,bagaimana mungkin bisa? Mereka bahkan tidak belajar.
Namun, gumaman Asahi membuyarkan pikiran buruk kami, “Sedangkan dari tes mengajar hari ini, peringkat teratasnya adalah Hikari dan disusul oleh Sakura.” Teman-teman bertepuk tangan lagi dan makin terdengar riuh karena siswa-siswa Childeria juga turut memberi semangat. “Nah, tenag semuanya!” tepik tangan berhenti dalam hitungan detik. “Dan, yang akan diasramakan di Childeria adalah….”
Dag! Dig! Dug!
Entahlah, sebenarnya kami hanya ingin menjawab tantangan mereka tapi untuk ikut belajar dengan mereka..? Bahkan kami tidak akan mau membayangkannya.
Senpai Sakura, mohon keluar dari barisan Anda.”
Wah! Kenapa aku duluan yang dipanggil? Ini kabar buruk! Batinku mengeluh. Aku menurut saja dan kupikir aku akan mendapatkan teman yang cocok dari asramaku. Tapi…. Kenapa lama sekali mereka diam?
“Dan,,” jeda yang panjang membuatku merasa sangat khawatir, “memang hanya Sakura yang lolos.”
“APA?”
*_ Yume-o Part 3 _*

critany sie curcol

Begitu bumi ini berguncang ,
Alam ini marah ,
Tak ada hal yg bisa dilakukan manusia..
Ia hanya bisa menjerit dan menangis ,
Tak ada yg bisa ia lakukan..
Ia tak mampu berdiri atau pun mengucapkan sepatah kata..
Ia hanya bisa merangkak dan menjerit dalam hati..
Saat manusia tersakiti, ia akan menangis…
Saat manusia diremehkan, ia juga akan meremehkan orang tsb…
Saat manusia memiliki rasa kasih, yg lain sangat membencinya…
Tapi, hanyalah Tuhan yg menyayangiku …
Ia meneteskan air mataku, membasahi pipiku,
Agar aku tenang …
Ia memberiku kesempatan untuk menjerit keras,
Agar aku bisa sabar …
Ia menurunkan hujan ke bumi,
Agar aku tidak merasa kesepian …
Oh, Tuhan, Kekasih umat ala mini …
Mohon lindungi aku dg segala keutamaan-Mu..
Mohon kasihanilah aku dg segala kemurahan-Mu ..
Mohon bentengi aku dg segala hidayah-Mu ..
Aku mohon dg amat, sangat,memohon …
Dg segala kerendahan hati,
Dg menundukkan kepala,
Dg melalui cobaan ini,
Dg segala pertolongan-Mu yg aku harapkan …
Allahuma, Astagfirullah ……

BeAutIfuL fLower

..... BeAutIfuL fLower
Katanya sie, qmi mw tdur d tmpat yg nyaman n berada d pusat kota… tpi, nyatanya, qmi hruz msuk gang belok 2 kali, ke kiri n ke kanan… hehe,… tapi,,?
Untung qmi msh d stu kwasaan,, gk hrus satu kmar kan? Scra kmarnya cma sgtu mna ckup bwat 5 klompok…? Hehehe… xg pnting ttep bsa kmpul pas mlem…
Occa!!!”
Iy, ad ap, Nao?”
Tlong ambilkan hnduk’qu..!” ujar shbat’qu d blik pntu kmar mandi n sdang mngacung-acungkan tngan knannya..
Dmna?” tnya’qu smbil trun dri kasur n mncri hnduk shbat’qu yg agak tomboy it… (skrg gk lg tomboy cz ad rsa ma someone?, mnrut’qu sie..)
d atas ksur situ lah…” ujarny tak sbaran
Berggas aq mngambilnya n mnyerahkannya pda Nao, “Nieh,” dijwab dg ucpan trima ksh, “Thank you, Occa!” kmudiannya tngannya kmbli msuk k kmar mndi.
Aq kmbli k ksur, berbring smbil mzn ma shbat’qu yg lainnya.. emg dy cwo, tpi qmi akrb spt Nao n Icha (tkoh ni akn mncul pd saat pnsi, mlam hriny.. memalukan!)
Ni, hri k’2 qmi brsma d lwar pngwasan ortu d rmah.. kngen sie, tpi… ni jga saat-saat trakhir bgi qmi sblm qmi berpisah.. (hiks?). qmi hnya dberi wktu break sktar 1,5 jam. Qmi cape’.. dri tdi pgie qmi sdah mghbiskn berates-ratus uang dri rmh.. untung aj, acra stlh dhuhur ni cma k pntai n lhat pensi.. kwakakawaka…
Huh? Akhrny slse jga… sger deh clu bgni..” celetuk Nao bgtu klwar dri kmar mndi smbil berjlan klwr untk mnjmur hndukny.
Ia lalu berbring di sblh’q n mmbri sran jitu,“clu cape’, kki mnding diangkat n dsandari k dinding.. bguz tow?” Nao mmpraktekknnya.. aq mngikutinya pula..
Qmi mlai kbysaan shbat, curhat.. mcem-mcem mlai dri yg pribadi, yg lucu, atw yg skiranya prlu didiskusikn.. hey?
15 mnit kmudian…
Swsana d lwar sdah rmai. Qu mgecek jm d hp’qu.. “mash jm stgah 1, Tri n Chris dbgunin skrg ap nnti?” tya’qu pda Nao. Nao mnjwab stlah mnengok k kasur mrka, “ntar dlu, gak enak ggu mmpi indah mrka..?”
Oh, ya udah..” ujar’q llu qmi mlnjutkn ritual.. (apaan?)
Tak lma kmdian, Tri trbngun.. ai langsung brggas k kmar mndi. Smntara Chris msih alohay d kasur empukny… (hehe..)
Tet! Tet! Tet!
itu bnyi pluit tnda brkmpul!” ujar Nao. Chris yg bru sja bgun tmpak panic. Ia blum smpat mndi (n mnyuruh qmi tutp mlut!) qmi brggas msuk bis atw clu kthuan tlat akn dhkum… nyanyi..
Trnyata, bbrpa msh ad yg lih tlat drpda klmpok’q.. and, tntu sja Chris gak sndri… mash byak yg blum smpat mndi.. hehehe… (toh tjuan slnjutny k pantai kn?)
Qmi brangkat… dreamland beach, we’re coming!
(ad tman’qu yg mnyebutnya bkn ‘dreamland’ mlainkan ‘dremolen’.. entah itu apa mksudnya..?)
Tpi, hjan n macet mghambat prjlannan qmii… kcwa sieh gk bsa mnikmati dreamland slma yg qmi hrapkn…
Msih dlm rintikn hjan d senja hri, bis qmi mnembus malm k Jangkrik n mlhat band-band klas atas d skolah qmi… tman qmi sndri…
THE NOISE!!!”
N yg jga host’ny, (masya Allah, ampunilah hambaMu ini…) Icha. Ank klas ekseklusif yg xtra alay.. co-hostnya Nao… wah, canggung bget sohib-sohib’qu ni… hehehe..
Mskipun aq pas gk enak hti wktu itu tp aq lmyan larut dlm swsnanya….
Good joB Minna san…

……kItA seLAmAnyA …
SPANJANG prjlannan pulang, sllu terkenang knangan dri sna…
Cinta lokasi…
Pershabatan…
Kbersmaan…
Rsanya, bru kmrin qmi bsa akrab, tpi knp wktu brjlan bgitu cpat n tak mw mgulangnya kmbli… qmi sdh sprti shbat… yg tak mmpu brjlan bila hrus dpisahkan.. qta shabt untk slmanya…
Ni lgu yg sring qmi alunkn slma prjlannan… brangkat, d tmpat, hgga pulang..
Ya Sudahlah-Bondan ft Fade 2 Black”
Ktika mmpimu, yg bgtu indah tak prnah trwjud,
Ya sudahlah..
Saat kau brlari mgejar anganmu, dan tak pernah sampai,
Ya sudahlah… hem3x
Reff: apapun yg trjdi, qu kn slalu ada untukmu…
Janganlah kau bersedih,,,
Cause everything’s gonna be okay…
NB: crita ni mmang bkan 100% nyata (kya’ Umar Adi Ali d IMB 2),
Tpi crita ni dbwat spnuh hti utk skdar mgingat apa sja yg unik n lucu n gak bsa pnulis lupakan saat itu. Wlaupun klian gak suka dg crita ini, ttep aj ni sdh trjdi n gak akn mgkin berubah..
Slam syang utk smw shbat’qu…

yui it's my life

It’s My Life
kitto daijoubu
majime ni yattekita janai

jounetsu nakusanai youni
susume Rock’ n roll Life

nanigoto mo TORAI ?
sore ja tsukarechau wa
mayotte nanka nai no yo
I am all right

itsuwari ni kotoba de
asu wa surechigau

hitogomi kousaten
butsukariatte Excuse me

It’s My Life
kitto daijoubu
mune ni okude tonaeru no

Always a star
enryoshitetara No No No

tokai ni fukinukeru blue wind
namanuruku nattekite IYA da wa

aijou nakusanai youni
susume Rock’ n roll Life

Oh Friends
oboetemasuka?
gisei ni natte kietetta kanjou? love?

nakushita mono bakari
kuyamu koto wa nai
zutto kurikaeshiteiru
warito jinsei wa nagai

It’s My Life
kitto daijoubu
majime ni yatte yuketara

Always a star
tsuyogari wa tsudzuiteyuku
tokai ni fukinukeru blue wind
sunabokori ni me wo hosometeiru

nakitaku wa nai n da
mada arukanakya

gokaisareru koto datte aru
sokoshi tsuyoku naranakucha
susumenai

It’s My Life
kitto daijoubu
mune ni okude tonaeru no

Always a star
enryoshitetara No No No

iiwake nante
kiitekurenai shi

aruita bun dake no
My Story

jounetsu nakusanai youni
yukou Rock’ n roll Life

yui - your heaven

Tooi mukashi
Shashin de mita
Akai yane no tsuzuku machi de
La la la la
Deau kigashiteita

Sore wa kitto
Guuzen yorimo
Motto kowai ummei yo
Waratte ita
Sora no shikisai mo doushite kana ?
Hajimete nano ni
Fushigi
Natsukashi ii no

Anata no koe
Kiiteita wa

Tsurai yoru wo koete yukeru
Itsu kawa karu
Sou utatteita

Dakara atashi
Shinjiteita no

La la la la
La la la…

Dore mo hontou
Menomae no keshiki datte
Wasurenai
Akogareteta

Egao no saki
Doushite darou ?
Naketeshimau no wa
Zutto
Matte itano

Tooi basho de
Fureta kiseki
Akai yane no tsuzuku machi wa
Umi no soba de
Kodomotachi no
Yume ni afure
Kagayaiteita

Atashi no koe
Fuu ni nare
Mou kotoba nara iranai kara
La la la la
Kikoete kuru desho

Anata no uta
Omoi daseba

Tsurai yoru mo koete yukeru
Onaji ima wo ikita koto wo

Wasurenai wa
Kite yokatta

La la la la
La la la...

Um
Sayonara
Thank you for power of love
Your Heaven

Sabtu, 26 Februari 2011

YUI-Blue Wind

Naze, anata wa sonna fuu ni kataru n darou?
Damatteru konna atashi ni...
Kibou datte kitto anata yori tsuyoku motteru
Kotoba ni wa dekinai

Nagusame ni kite iru tsumori na no kana? ...arigato

You anata ga itta jo-ku hitotsu mo waraenakatta
You demo yasashikatta anata no koto ga wakatta

Hatsumeika wa eraihito da to oshierareta
Doryoku suru mono wo umidasu
Demo sore ni muragatte yuku hito-tachi koso
Kashikokute nagaiki da

Kuyashikute naitari suru no mo chigau ...kaze no naka

You anata ga itta kamisama wa kitto miteru yo tte
You hajimete waraeta motto ki no kiita koto itte yo

Hajimete tsukutta uta
Tokidoki hitori kuchizusamu
Wasuresou ni nattara
Ano hi no atashi wo sagasu no
Datte tadoritsukitai basho wa
...Kawaranai

You anata ga itta kamisama no hanashi mo ima wa
You shinjite miru yo utau koto shika dekinai mou daijoubu yo

Atashi rashiku ikite iyou

vampire knight


SINOPSIS :


            Sekolah Cross Gakuen diciptakan oleh Cross Kaien yang terbagi menjadi dua kelas yaitu; Day Class dan Night Class. Night Class diisi oleh siswa-siswi yang keren dan cantik sehingga banyak murid-murid Day Class yang mengidolakan mereka. Namun, dibalik itu semua, Night Class menyimpan rahasia besar yaitu seluruh siswa di sana adalah vampire. Ini semua terjadi karena doktrin yang dibuat antara vampire dan mansia oleh kepala sekolah Cross Gakuen. Untuk menjaga rahasia Night Class, Yuuki dan Zero ditugaskan untuk menjadi ‘guardian’ untuk menjaga jarak antara murid-murid Night Class dengan Day Class.
            Suatu hari, gelagat Zero tiba-tiba berubah aneh. Yuuki berusaha mencari  tau penyebabnya sampai ia digigit oleh Zero. Perlahan Yuuki mengetahui bahwa Zero adalah manusia yang telah digigit oleh vampire darah murni sehingga ia makin mendekati level E. Disisi lain, Kaname yang sejak dahulu membenci Zero dan mencintai Yuuki, selalu berusaha mengahalangi Yuuki untuk tidak terus dekat dengan Zero. Sejak awal Kaname mengetahui bahwa Zero adalah calon vampire murni. Dan saat Yuuki memberikan darahnya pada Zero, Kaname marah besar.
            Perlahan-lahan misteri Night Class terkuak, siapa orangtua dari masing-masing vampire. Tanpa diduga ternyata Yuuki adalah adik kandung Kaname yang hilang. Orangtua Zero dibunuh oleh ratu vampire yang telah membawa adiknya dan menggigit Zero. Mengetahui ratu vampire tersebut berdarah murni, Zero berniat untuk membunuh seluruh vampire darah murni. Termasuk Yuuki.

TOKOH-TOKOH:

¨      Cross Yuuki
Anak kepala sekolah Cross Gakuen yang bertugas melindungi rahasia Night Class bersama kakak angkatnya, Kiryuu Zero. Yuuki mencintai Kuran Kaname tetapi ia juga menaruh hati pada Zero. Yuuki pernah melakukan hal yang tabu untuk menyelamatkan hidup Zero hingga membuat Kaname marah. Namun Yuuki malah terus membantu Zero agar lolos dari level E.
¨      Kiryuu Zero
Kakak angkat Yuuki yang mendampingi Yuuki menjalankan tugas menjadi ‘guardian’ Night Class. Orangtua Zero dibunuh oleh ratu vampire yang juga membawa adiknya dan menggigitnya. Sebenarnya Zero menaruh hati pada Yuuki namun saat ia tau bahwa Yuuki adalah vampire darah murni, rasa bencinya melebihi rasa cintanya pada Yuuki. Zero selalu membawa senjata anti vampire yang hanya dapat dikendalikan olehnya yaitu Bloody Rose.
¨      Kuran Kaname
Moyang pertama keluarga Kuran yang dibangkitkan oleh Kuran Rido menggunakan badan Kaname, kakak Yuuki. Kaname sangat menyayangi Yuuki walaupn akhirnya ia harus merelakan Yuuki untuk Zero. Kaname melakukan apapun demi Yuuki. Kekuatan Kaname tidak terbatas.

MURID NIGHT CLASS:
¨      Ichijou Takuma
Vampire level B yang selalu ceria dan merupakan tangan kanan Kaname. Mereka bersahabat sejak kecil dan Takuma selalu setia. Takuma jago berpedang.
¨      Touya Rima
Vampire level B yang berprofesi sebagai model dan selalu berpasangan dengan Shiki Senri. Kemampuannya adalah mengendalikan listrik.
¨      Shiki Senri
Vampire level B, pasangan Rima sebagai model. Senri merupakan sepupu Kaname. Kemampuannya adalah mengubah darahnya menjadi cambuk.
¨      Souen Ruka
Vampire level B yang tampak seperti nona besar dan menaruh hati pada Kaname. Kemampuannya adalah ‘Mind Control’
¨      Akatsuki Kain
Vampire level B, sepupu Hanabusa Aidou yang berwatak tenang. Namun ia protektif pada Ruka dan pernah mengancam Kaname jika ia menyakiti Ruka. Kemampuannya adalah mengendalikan api.
¨      Hanabusa Aidou
Vampire level B yang mendapat julukan ‘Idol Senpai’ dikalangan murid-murid Day Class. Selalu haus akan darah, suka menggoda Yuuki, dan bertindak sebagai bodyguard Yuuki. Kemampuannya adalah mengendalikan es.
¨      Seiren
Vampire misterius yang bertugas menjadi bodyguard Kaname. Sangat protektif, pendiam, dan paling tegas di Night Class.
¨      Kurenai Maria
Murid baru di Night Class dan misterius. Menaruh perhaitan pada Yuuki dan sangat dibenci Zero. Karena Zero mengetahui bahwa uang ada di tubuh Maria adalah Hio Shizuka, ratu vampire yang telah membunuh orangtuanya. Selalu bersama Kiryuu Ichiru, adik Zero yang dibawa lari oleh Shizuka. Kemampuannya adalah merasuki sesuatu.

Fullmetal Alchemist


  Fullmetal Alcehmist atau dalam bahasa Jepang-nya ‘Hagane no Renkinjutsush’ dikarang oleh Hiromu Arakawa. Awalnya, komik ini diterbitkan di majalah manga Monthly Shonen Gangan ditahun 2002. oleh dan dibuat versi anime oleh Square Enix. Di Indonesia sendiri, komiknya baru diterbitkan tahun 2007 oleh Elex Media Komputindo namun anime-nya belum tayang di stasiun televisi nasional. Adapun anime-nya secara utuh ada 51 episode.

            Anime ini mengisahkan tentang perjuangan saudara untuk mengembalikan wujud tubuhnya dan mengalahkan homunculus, yaitu sebangsa manusia yang memiliki kekuatan di luar akal manusia bahkan mereka bisa menambil nyawa manusia untuk memperoleh kekuatan yang lain. Elric bersaudara hidup hanya dengan ibunya, karena ayah mereka seorang ‘alchemist’ (ahli kimia) yang sering bekerja di luar rumah. Namun, suatu hari ibu mereka, Trisha Elric jatuh sakit dan meninggal. Mereka yang masih kecil sangat terpukul karena kehilangan ibu yang sangat mereka cintai. Edward Elric, sang kakak dan Alphonse Elric, sang adik yang juga mewarisi bakat ayahnya sebagai alchemist, mereka berusaha untuk menghidupkan kembali ibu mereka. Bahkan sang adik rela mengorbankan tubuhnya sebagai ‘biaya masuk’ untuk mentransmutasi ibu mereka. Namun, usaha keras mereka gagal. Edward yang panik akhirnya memindahkan roh Alphonse ke dalam baju zirah dengan bayaran tangan kanannya dan kaki kirinya. Dibalik itu semua, mereka juga menganggap ayah mereka sebagai orang yang menyebabkan ibu mereka meninggal.
   Di tengah keputus-asaannya, Ed mendapat tawaran untuk menjadi seorang alchemist kenegaraan. Setelah mempertimbangkan keuntungan yang mereka peroleh seperti hak istimewa untuk bisa menyelidiki dan mencari cara untuk mengembalikan tubuh mereka, Ed menerima tawaran itu. Tangan dan kaki Ed pun diganti dengan automail. Setelah itu, Ed mengikuti tes ujian alchemist kenegaraan dan lulus sebagai alchemist kenegaraan termuda dalam sejarah dan mendapat julukan ‘Fullmetal Alchemist’ (‘alchemist-orang yang bisa menggunakan kekuatan alchemy). Sejak saat itulah mereka mulai berpetualang untuk mencari cara mengembalikan tubuh mereka.
Dalam petualangan mereka, mereka menemukan bahwa militer bekerja sama dengan Homunculus untuk menghancurkan Amestris. Homunculus-homunculus tersebut diperintahkan secara khusus oleh orang yang disebut dengan julukan "Ayah." Ayah ini adalah Homunculus pertama yang ada di dunia. Homunculus dapat hidup karena darah Van Hohenheim diberikan sedikit kepada Homunculus. Dahulu, Van Hohenheim, ayah Ed dan Al, berteman akrab dengan Homunculus. Sampai suatu hari, raja di Cselk Cess meminta kepada Homunculus untuk mendapatkan hidup abadi. Setelah Homunculus memberi tahu caranya, dimulailah pembuatan lingkaran transmutasi oleh raja Cselk Cess. Ternyata Homunculus menipu raja dan semua orang di Cselk Cess menjadi kurban dalam pembuatan batu bijak atau philosopher's stone (batu ini juga merupakan inti para homunculus). Karena Homunculus merasa berhutang budi pada Van Hohenheim, maka Homunculus memberikan hidup abadi kepada Van Hohenheim sebagai imbalan dengan menggunakan setengah batu bijak. Setengahnya lagi dipakai oleh Homunculus untuk merubah dirinya menjadi mirip seperti Van Hohenheim. Oleh sebab itu, Ed, Al, dan teman-temannya berusaha keras untuk mencegah "Ayah" dalam menghancurkan Amestris.
Setelah berhasil mengalahkan Homunculus- homunculus itu, Ed meninggal. Al melakukan alchemist besar-besaran dengan memanfaatkan lingkaran transmutasi yang ada di tubuhnya dan di seluruh ruangan untuk menarik kembali jiwa Ed yang berada di dalam 'gate' dengan 'equal trade' beserta batu bijak. Hasilnya, Al melakukan 'Soul Alchemist' yang paling sempurna, bahkan Ed hidup kembali dengan tangan dan kaki tanpa automail. Melihat kenyataan bahwa hukum 'equal trade' tidak benar benar 'equal', Ed melakukan 'Human Alchemist' tanpa batu bijak untuk mengembalikan  tubuh Al, dengan menukarkan tubuhnya yang lengkap dan seluruh kota bawah tanah. Al hidup lagi,  dengan tubuh berusia 10 tahun, serta ingatan yang terhapus sejak peristiwa kematian Trisha, ibunya. Ed rupanya berhasil melakukan 'Human Alchemist' yang sempurna untuk yang pertama kalinya dalam sejarah, namun Ed menghilang.
Namun ternyata Ed berada di 'dunia dibalik gate' bersama ayahnya, Van Hohenheim . Tepatnya di kota London tahun 1921, tempat dimana alchemist tidak berkembang, namun sains berkembang pesat. Ed kini mencari jalan untuk bertemu adiknya kembali dengan menggunakan sains. Ed masih hidup di dunia lain dengan automailnya, dan Al memperoleh kembali tubuhnya dengan sempurna. Prinsip 'equal trade' terpatahkan, begitu pikir Ed. Namun ayahnya mengatakan, ‘equal trade’ tetap berlaku, Al mendapatkan tubuhnya, dan Ed masih memiliki kehidupannya, semuanya merupakan hasil 'trade' dari segala upaya dan perjuangan dan kepedihan yang Ed alami bersama Al.
Anime ini ditutup dengan semangat Edward dan Alphonse untuk bertemu dengan cara yang berbeda, di dunia yang berbeda.

Adapun tokoh-tokoh yang berpartisipasi dalam anime ini adalah:
§  Edward Elric
Ia adalah seorang yang tempramental dan mudah terpancing emosi. Ia sangat menyayangi adiknya, Al karena merupakan keluarganya satu-satunya setelah ibunya meninggal. Ed sangat benci pada ayahnya karena menurutnya, ayahnya adalah penyebab ibunya meninggal. Apalagi karena ayahnya selalu cuek dan tidak peduli.
§  Alphonse Elric
Ia adalah kebalikkan dari kakaknya, orang yang sangat lembut. Ia sering menahan agar kakaknya agar tidak cepat marah. Al pernah ragu pakah dia benar-benar ada atau ia cuma ciptaan Ed semata (karena hasutan Barry the Chopper, episode 8 dalam anime). Namun akhirnya dia sadar dan yakin bahwa kakaknya benar-benar menyayanginya.
§  Winry Rockbell
Winry adalah teman Ed dan Al sejak kecil. Orang tua Winry adalah seorang dokter yang bertugas pada saat perang Ishvall (Ishvall Massacre). Orang tua Winry terbunuh pada saat itu, dan akhirnya Winry hanya hidup berdua bersama neneknya.. Winry adalah ahli mekanik automail Ed. Dia dan neneknya adalah pembuat automail Ed.
§  Roy Mustang
Roy Mustang adalah Kolonel yang juga alchemist  negara. Julukannya adalah Flame Alchemist. Ia adalah salah satu alchemist terkuat di Amestris. Ia masuk militer karena ia ingin melindungi negaranya dan semua orang yang ada di dalamnya. Impiannya ini mendapat ujian ketika ia terjun ke perang Ishvar, yang sering disebut sebagai ajang pembantaian. Walaupun ia dijuluki pahlawan perang Ishvar, ia dihantui tragedi di Ishvar. Sejak saat itu, ia bercita-cita menjadi Fuhrer untuk merubah negaranya dan membawanya menuju kedamaian. Tekad kuatnya membuat banyak orang yang bersimpati dan mendukungnya, dan tidak sedikit yang setia kepadanya.
§  Riza Hawkeye
Riza adalah Letnan Pertama di Militer. Ia merupakan tangan kanan Roy Mustang dan selalu berada di samping Roy Mustang. Selain itu, dia merupakan penembak jitu yang handal dan disebut "Si Mata Elang" di kemiliteran. Ia dan Roy memiliki ikatan kepercayaan yang kuat. Begitu kuatnya sampai Roy meberinya izin untuk menembaknya jika ia menilai Roy telah meninggalkan jalan yang mereka perjuangkan, jalan untuk merubah negara mereka. Ia selalu bersikap lembut dan akrab dengan Edward dan Alphonse. Ia juga akrab dengan Winry.
§  Maes Hughes
Hughes berpangkat Letnan Kolonel yang merupakan sahabat Roy Mustang. Pekerjaannya lebih banyak di depan meja, namun ia juga seorang petarung andal yang ahli dalam menggunakan pisau. Dia merupakan maniak keluarga, dan sangat sayang pada keluarganya, yaitu istrinya, Gracia dan anak perempuannya Elicia. Pekerjaan Hughes di Mahkamah Militer membuatnya selalu berurusan dengan dokumen militer. Hal inilah yang membuat ia menyadari dengan cepat rencana para Homunculus untuk menciptakan lingkaran transmutasi raksasa yang melingkupi seluruh Amestris. Pada saat itu juga ia mencurigai hubungan antara King Bradley dengan para homunculus. Hughes dibunuh oleh Envy, salah satu homunculus bawahan “Ayah”. Ia dibunuh saat ia berusaha menyampaikan penemuannya itu pada Roy.
§    King Bradley
King Bradley adalah seorang Fuhrer atau Presiden di Amestris. Meski begitu, sebenarnya ia adalah seorang homunculus yang berwujud manusia. Ia menjadi homunculus karena pada saat pemilihan Fuhrer, ia adalah satu-satunya orang yang tetap hidup meskipun disuntikkan batu bijak. Ia memakai tutup mata di salah satu matanya untuk menutupi semacam tanda naga merah di matanya.
§    Haoem
Dia adalah Homunculus pertama kali yang ada di dunia. Dalam versi manga homunculus ini pertama tertangkap dalam sebuah botol. Homunculus dapat hidup karena darahnya Van Hohenheim diberikan sedikit kepada Homunculus. Dialah yang disebut “Ayah” dan berkat batu bijak, wajahnya mirip dengan Van Hohenheim.
·               Envy
Dia adalah homunculus kejam yang berambut ikal panjang dan memliki tanda sebagai homunculus di paha kirinya. Penampilannya seperti Sai dalam Naruto, hanya saja ia serba cokelat. Envy sering terlihat dengan Lust tetapi ia sanagt jahat –bisa dibilang, dia homunculus paling jahat di serial ini.
·               Lust
Satu-satunya homunculus wanita di serial ini. Penampilannya sangat ke-tante-tante-an. Ia pernah hampir membinuh Maes Hughes namun tidak berhasil. Tapi Lust dapat dikalahkan (dibunuh) oleh Roy Mustang.