Naze, anata wa sonna fuu ni kataru n darou?
Damatteru konna atashi ni...
Kibou datte kitto anata yori tsuyoku motteru
Kotoba ni wa dekinai
Nagusame ni kite iru tsumori na no kana? ...arigato
You anata ga itta jo-ku hitotsu mo waraenakatta
You demo yasashikatta anata no koto ga wakatta
Hatsumeika wa eraihito da to oshierareta
Doryoku suru mono wo umidasu
Demo sore ni muragatte yuku hito-tachi koso
Kashikokute nagaiki da
Kuyashikute naitari suru no mo chigau ...kaze no naka
You anata ga itta kamisama wa kitto miteru yo tte
You hajimete waraeta motto ki no kiita koto itte yo
Hajimete tsukutta uta
Tokidoki hitori kuchizusamu
Wasuresou ni nattara
Ano hi no atashi wo sagasu no
Datte tadoritsukitai basho wa
...Kawaranai
You anata ga itta kamisama no hanashi mo ima wa
You shinjite miru yo utau koto shika dekinai mou daijoubu yo
Atashi rashiku ikite iyou
Sabtu, 26 Februari 2011
YUI-Blue Wind
Diposting oleh Yoshioka.Sakura. di 12.05
vampire knight
SINOPSIS :
Sekolah Cross Gakuen diciptakan oleh Cross Kaien yang terbagi menjadi dua kelas yaitu; Day Class dan Night Class. Night Class diisi oleh siswa-siswi yang keren dan cantik sehingga banyak murid-murid Day Class yang mengidolakan mereka. Namun, dibalik itu semua, Night Class menyimpan rahasia besar yaitu seluruh siswa di sana adalah vampire. Ini semua terjadi karena doktrin yang dibuat antara vampire dan mansia oleh kepala sekolah Cross Gakuen. Untuk menjaga rahasia Night Class, Yuuki dan Zero ditugaskan untuk menjadi ‘guardian’ untuk menjaga jarak antara murid-murid Night Class dengan Day Class.
Suatu hari, gelagat Zero tiba-tiba berubah aneh. Yuuki berusaha mencari tau penyebabnya sampai ia digigit oleh Zero. Perlahan Yuuki mengetahui bahwa Zero adalah manusia yang telah digigit oleh vampire darah murni sehingga ia makin mendekati level E. Disisi lain, Kaname yang sejak dahulu membenci Zero dan mencintai Yuuki, selalu berusaha mengahalangi Yuuki untuk tidak terus dekat dengan Zero. Sejak awal Kaname mengetahui bahwa Zero adalah calon vampire murni. Dan saat Yuuki memberikan darahnya pada Zero, Kaname marah besar.
Perlahan-lahan misteri Night Class terkuak, siapa orangtua dari masing-masing vampire. Tanpa diduga ternyata Yuuki adalah adik kandung Kaname yang hilang. Orangtua Zero dibunuh oleh ratu vampire yang telah membawa adiknya dan menggigit Zero. Mengetahui ratu vampire tersebut berdarah murni, Zero berniat untuk membunuh seluruh vampire darah murni. Termasuk Yuuki.
TOKOH-TOKOH:
¨ Cross Yuuki
Anak kepala sekolah Cross Gakuen yang bertugas melindungi rahasia Night Class bersama kakak angkatnya, Kiryuu Zero. Yuuki mencintai Kuran Kaname tetapi ia juga menaruh hati pada Zero. Yuuki pernah melakukan hal yang tabu untuk menyelamatkan hidup Zero hingga membuat Kaname marah. Namun Yuuki malah terus membantu Zero agar lolos dari level E.
¨ Kiryuu Zero
Kakak angkat Yuuki yang mendampingi Yuuki menjalankan tugas menjadi ‘guardian’ Night Class. Orangtua Zero dibunuh oleh ratu vampire yang juga membawa adiknya dan menggigitnya. Sebenarnya Zero menaruh hati pada Yuuki namun saat ia tau bahwa Yuuki adalah vampire darah murni, rasa bencinya melebihi rasa cintanya pada Yuuki. Zero selalu membawa senjata anti vampire yang hanya dapat dikendalikan olehnya yaitu Bloody Rose.
¨ Kuran Kaname
Moyang pertama keluarga Kuran yang dibangkitkan oleh Kuran Rido menggunakan badan Kaname, kakak Yuuki. Kaname sangat menyayangi Yuuki walaupn akhirnya ia harus merelakan Yuuki untuk Zero. Kaname melakukan apapun demi Yuuki. Kekuatan Kaname tidak terbatas.
MURID NIGHT CLASS:
¨ Ichijou Takuma
Vampire level B yang selalu ceria dan merupakan tangan kanan Kaname. Mereka bersahabat sejak kecil dan Takuma selalu setia. Takuma jago berpedang.
¨ Touya Rima
Vampire level B yang berprofesi sebagai model dan selalu berpasangan dengan Shiki Senri. Kemampuannya adalah mengendalikan listrik.
¨ Shiki Senri
Vampire level B, pasangan Rima sebagai model. Senri merupakan sepupu Kaname. Kemampuannya adalah mengubah darahnya menjadi cambuk.
¨ Souen Ruka
Vampire level B yang tampak seperti nona besar dan menaruh hati pada Kaname. Kemampuannya adalah ‘Mind Control’
¨ Akatsuki Kain
Vampire level B, sepupu Hanabusa Aidou yang berwatak tenang. Namun ia protektif pada Ruka dan pernah mengancam Kaname jika ia menyakiti Ruka. Kemampuannya adalah mengendalikan api.
¨ Hanabusa Aidou
Vampire level B yang mendapat julukan ‘Idol Senpai’ dikalangan murid-murid Day Class. Selalu haus akan darah, suka menggoda Yuuki, dan bertindak sebagai bodyguard Yuuki. Kemampuannya adalah mengendalikan es.
¨ Seiren
Vampire misterius yang bertugas menjadi bodyguard Kaname. Sangat protektif, pendiam, dan paling tegas di Night Class.
¨ Kurenai Maria
Murid baru di Night Class dan misterius. Menaruh perhaitan pada Yuuki dan sangat dibenci Zero. Karena Zero mengetahui bahwa uang ada di tubuh Maria adalah Hio Shizuka, ratu vampire yang telah membunuh orangtuanya. Selalu bersama Kiryuu Ichiru, adik Zero yang dibawa lari oleh Shizuka. Kemampuannya adalah merasuki sesuatu.
Diposting oleh Yoshioka.Sakura. di 10.57
Fullmetal Alchemist
Fullmetal Alcehmist atau dalam bahasa Jepang-nya ‘Hagane no Renkinjutsush’ dikarang oleh Hiromu Arakawa. Awalnya, komik ini diterbitkan di majalah manga Monthly Shonen Gangan ditahun 2002. oleh dan dibuat versi anime oleh Square Enix. Di Indonesia sendiri, komiknya baru diterbitkan tahun 2007 oleh Elex Media Komputindo namun anime-nya belum tayang di stasiun televisi nasional. Adapun anime-nya secara utuh ada 51 episode.
Anime ini mengisahkan tentang perjuangan saudara untuk mengembalikan wujud tubuhnya dan mengalahkan homunculus, yaitu sebangsa manusia yang memiliki kekuatan di luar akal manusia bahkan mereka bisa menambil nyawa manusia untuk memperoleh kekuatan yang lain. Elric bersaudara hidup hanya dengan ibunya, karena ayah mereka seorang ‘alchemist’ (ahli kimia) yang sering bekerja di luar rumah. Namun, suatu hari ibu mereka, Trisha Elric jatuh sakit dan meninggal. Mereka yang masih kecil sangat terpukul karena kehilangan ibu yang sangat mereka cintai. Edward Elric, sang kakak dan Alphonse Elric, sang adik yang juga mewarisi bakat ayahnya sebagai alchemist, mereka berusaha untuk menghidupkan kembali ibu mereka. Bahkan sang adik rela mengorbankan tubuhnya sebagai ‘biaya masuk’ untuk mentransmutasi ibu mereka. Namun, usaha keras mereka gagal. Edward yang panik akhirnya memindahkan roh Alphonse ke dalam baju zirah dengan bayaran tangan kanannya dan kaki kirinya. Dibalik itu semua, mereka juga menganggap ayah mereka sebagai orang yang menyebabkan ibu mereka meninggal.
Di tengah keputus-asaannya, Ed mendapat tawaran untuk menjadi seorang alchemist kenegaraan. Setelah mempertimbangkan keuntungan yang mereka peroleh seperti hak istimewa untuk bisa menyelidiki dan mencari cara untuk mengembalikan tubuh mereka, Ed menerima tawaran itu. Tangan dan kaki Ed pun diganti dengan automail. Setelah itu, Ed mengikuti tes ujian alchemist kenegaraan dan lulus sebagai alchemist kenegaraan termuda dalam sejarah dan mendapat julukan ‘Fullmetal Alchemist’ (‘alchemist-orang yang bisa menggunakan kekuatan alchemy). Sejak saat itulah mereka mulai berpetualang untuk mencari cara mengembalikan tubuh mereka.
Dalam petualangan mereka, mereka menemukan bahwa militer bekerja sama dengan Homunculus untuk menghancurkan Amestris. Homunculus-homunculus tersebut diperintahkan secara khusus oleh orang yang disebut dengan julukan "Ayah." Ayah ini adalah Homunculus pertama yang ada di dunia. Homunculus dapat hidup karena darah Van Hohenheim diberikan sedikit kepada Homunculus. Dahulu, Van Hohenheim, ayah Ed dan Al, berteman akrab dengan Homunculus. Sampai suatu hari, raja di Cselk Cess meminta kepada Homunculus untuk mendapatkan hidup abadi. Setelah Homunculus memberi tahu caranya, dimulailah pembuatan lingkaran transmutasi oleh raja Cselk Cess. Ternyata Homunculus menipu raja dan semua orang di Cselk Cess menjadi kurban dalam pembuatan batu bijak atau philosopher's stone (batu ini juga merupakan inti para homunculus). Karena Homunculus merasa berhutang budi pada Van Hohenheim, maka Homunculus memberikan hidup abadi kepada Van Hohenheim sebagai imbalan dengan menggunakan setengah batu bijak. Setengahnya lagi dipakai oleh Homunculus untuk merubah dirinya menjadi mirip seperti Van Hohenheim. Oleh sebab itu, Ed, Al, dan teman-temannya berusaha keras untuk mencegah "Ayah" dalam menghancurkan Amestris.
Setelah berhasil mengalahkan Homunculus- homunculus itu, Ed meninggal. Al melakukan alchemist besar-besaran dengan memanfaatkan lingkaran transmutasi yang ada di tubuhnya dan di seluruh ruangan untuk menarik kembali jiwa Ed yang berada di dalam 'gate' dengan 'equal trade' beserta batu bijak. Hasilnya, Al melakukan 'Soul Alchemist' yang paling sempurna, bahkan Ed hidup kembali dengan tangan dan kaki tanpa automail. Melihat kenyataan bahwa hukum 'equal trade' tidak benar benar 'equal', Ed melakukan 'Human Alchemist' tanpa batu bijak untuk mengembalikan tubuh Al, dengan menukarkan tubuhnya yang lengkap dan seluruh kota bawah tanah. Al hidup lagi, dengan tubuh berusia 10 tahun, serta ingatan yang terhapus sejak peristiwa kematian Trisha, ibunya. Ed rupanya berhasil melakukan 'Human Alchemist' yang sempurna untuk yang pertama kalinya dalam sejarah, namun Ed menghilang.
Namun ternyata Ed berada di 'dunia dibalik gate' bersama ayahnya, Van Hohenheim . Tepatnya di kota London tahun 1921, tempat dimana alchemist tidak berkembang, namun sains berkembang pesat. Ed kini mencari jalan untuk bertemu adiknya kembali dengan menggunakan sains. Ed masih hidup di dunia lain dengan automailnya, dan Al memperoleh kembali tubuhnya dengan sempurna. Prinsip 'equal trade' terpatahkan, begitu pikir Ed. Namun ayahnya mengatakan, ‘equal trade’ tetap berlaku, Al mendapatkan tubuhnya, dan Ed masih memiliki kehidupannya, semuanya merupakan hasil 'trade' dari segala upaya dan perjuangan dan kepedihan yang Ed alami bersama Al.
Anime ini ditutup dengan semangat Edward dan Alphonse untuk bertemu dengan cara yang berbeda, di dunia yang berbeda.
Adapun tokoh-tokoh yang berpartisipasi dalam anime ini adalah:
§ Edward Elric
Ia adalah seorang yang tempramental dan mudah terpancing emosi. Ia sangat menyayangi adiknya, Al karena merupakan keluarganya satu-satunya setelah ibunya meninggal. Ed sangat benci pada ayahnya karena menurutnya, ayahnya adalah penyebab ibunya meninggal. Apalagi karena ayahnya selalu cuek dan tidak peduli.
§ Alphonse Elric
Ia adalah kebalikkan dari kakaknya, orang yang sangat lembut. Ia sering menahan agar kakaknya agar tidak cepat marah. Al pernah ragu pakah dia benar-benar ada atau ia cuma ciptaan Ed semata (karena hasutan Barry the Chopper, episode 8 dalam anime). Namun akhirnya dia sadar dan yakin bahwa kakaknya benar-benar menyayanginya.
§ Winry Rockbell
Winry adalah teman Ed dan Al sejak kecil. Orang tua Winry adalah seorang dokter yang bertugas pada saat perang Ishvall (Ishvall Massacre). Orang tua Winry terbunuh pada saat itu, dan akhirnya Winry hanya hidup berdua bersama neneknya.. Winry adalah ahli mekanik automail Ed. Dia dan neneknya adalah pembuat automail Ed.
§ Roy Mustang
Roy Mustang adalah Kolonel yang juga alchemist negara. Julukannya adalah Flame Alchemist. Ia adalah salah satu alchemist terkuat di Amestris. Ia masuk militer karena ia ingin melindungi negaranya dan semua orang yang ada di dalamnya. Impiannya ini mendapat ujian ketika ia terjun ke perang Ishvar, yang sering disebut sebagai ajang pembantaian. Walaupun ia dijuluki pahlawan perang Ishvar, ia dihantui tragedi di Ishvar. Sejak saat itu, ia bercita-cita menjadi Fuhrer untuk merubah negaranya dan membawanya menuju kedamaian. Tekad kuatnya membuat banyak orang yang bersimpati dan mendukungnya, dan tidak sedikit yang setia kepadanya.
§ Riza Hawkeye
Riza adalah Letnan Pertama di Militer. Ia merupakan tangan kanan Roy Mustang dan selalu berada di samping Roy Mustang. Selain itu, dia merupakan penembak jitu yang handal dan disebut "Si Mata Elang" di kemiliteran. Ia dan Roy memiliki ikatan kepercayaan yang kuat. Begitu kuatnya sampai Roy meberinya izin untuk menembaknya jika ia menilai Roy telah meninggalkan jalan yang mereka perjuangkan, jalan untuk merubah negara mereka. Ia selalu bersikap lembut dan akrab dengan Edward dan Alphonse. Ia juga akrab dengan Winry.
§ Maes Hughes
Hughes berpangkat Letnan Kolonel yang merupakan sahabat Roy Mustang. Pekerjaannya lebih banyak di depan meja, namun ia juga seorang petarung andal yang ahli dalam menggunakan pisau. Dia merupakan maniak keluarga, dan sangat sayang pada keluarganya, yaitu istrinya, Gracia dan anak perempuannya Elicia. Pekerjaan Hughes di Mahkamah Militer membuatnya selalu berurusan dengan dokumen militer. Hal inilah yang membuat ia menyadari dengan cepat rencana para Homunculus untuk menciptakan lingkaran transmutasi raksasa yang melingkupi seluruh Amestris. Pada saat itu juga ia mencurigai hubungan antara King Bradley dengan para homunculus. Hughes dibunuh oleh Envy, salah satu homunculus bawahan “Ayah”. Ia dibunuh saat ia berusaha menyampaikan penemuannya itu pada Roy.
§ King Bradley
King Bradley adalah seorang Fuhrer atau Presiden di Amestris. Meski begitu, sebenarnya ia adalah seorang homunculus yang berwujud manusia. Ia menjadi homunculus karena pada saat pemilihan Fuhrer, ia adalah satu-satunya orang yang tetap hidup meskipun disuntikkan batu bijak. Ia memakai tutup mata di salah satu matanya untuk menutupi semacam tanda naga merah di matanya.
§ Haoem
Dia adalah Homunculus pertama kali yang ada di dunia. Dalam versi manga homunculus ini pertama tertangkap dalam sebuah botol. Homunculus dapat hidup karena darahnya Van Hohenheim diberikan sedikit kepada Homunculus. Dialah yang disebut “Ayah” dan berkat batu bijak, wajahnya mirip dengan Van Hohenheim.
· Envy
Dia adalah homunculus kejam yang berambut ikal panjang dan memliki tanda sebagai homunculus di paha kirinya. Penampilannya seperti Sai dalam Naruto, hanya saja ia serba cokelat. Envy sering terlihat dengan Lust tetapi ia sanagt jahat –bisa dibilang, dia homunculus paling jahat di serial ini.
· Lust
Satu-satunya homunculus wanita di serial ini. Penampilannya sangat ke-tante-tante-an. Ia pernah hampir membinuh Maes Hughes namun tidak berhasil. Tapi Lust dapat dikalahkan (dibunuh) oleh Roy Mustang.
Diposting oleh Yoshioka.Sakura. di 10.55
part 2
“Berdasarkan permintaan anggota dewan Ars. Childeria, mereka menginginkan beberapa siswa dari asrama ini utk dibimbing di sana. Nah, utk mengikuti bimbingan di sana, mereka akan mengadakan tes IQ utk kalian.” Jelas Master. Angin seakan berhenti mendengar kabar dari Master yg sangat mengagetkan. ”Tes ini sekaligus akan mempermudah kalian untuk mendapatkan kelas yg lebih tinggi di sini. Tes IQ tersebut juga merupakan salah satu tes untuk naik ke Kelas Q.”
“Apa aku gak salah denger?” komentar Kyuushiro pelan pada Fiura yg ada di depannya. “Kalau ini benar, berarti selamanya aku akan di Kelas A donk? Aku gak mau ini terjadi!”
“Tenanglah. Jangan terlalu dipikirkan! Slow down, Kyuu!” hibur Fiura namun dg raut wajah yg masih setengah khawatir.
“Halah! Kau juga khawatir kan?” goda Kyuushiro.
“Kagak tuch..!!?”
“EHEM!!” Master berdeham menyadari ketua kelasku begitu gusar. Menyadari dirinya ditegur, Fiura segera mengalihkan perhatian ke depan dan diam dg sikap sempurna. “Saya lanjutkan.”
“Maka dari itu, khusus besok kalian akan diliburkan masuk kelas pelajaran seperti biasa. Namun saya harap kalian mau belajar di perpus untuk mempersiapkan diri, agar tes besok lusa bisa sukses. Saya percaya pada kalian. Tolong jangan kecewakan asrama kita. Kalian berjuang demi kalian sendiri dan nama baik asrama kita.” Terdengar seperti ending dalam pengumuman beliau.. “Kalian boleh kembali ke kelas. Selamat berjuang dan semoga sukses!” Master berbalik lalu beranjak pergi meninggalkan kami.
Aku dan teman-teman bergegas pergi meniggalkan lapangan dg Fiura sebagai pemimpin. Namun sepanjang perjalanan ke kelas mereka terus mengeluh tanpa henti. “Apa iya mereka mengadakan tes IQ untuk kita? Bukankah itu diluar apa yg kita pelajari? Bukankah itu curang namanya?”
“Sudahlah tak apa kan? Toh, tes itu juga ada manfaatnya untuk kita. Kita bisa segera naik kelas kan?” seru Yuushiro menenangkan suasana.
“Diamlah kau, Yuu!” gertak Kyuushiro hingga Yuushiro tak mampu menjawab. Mungkin dalam hatinya ia bilang, ‘Iya Kak’ atau ‘Iya’ saja karna selama ini aku tidak pernah mendengarnya menganggil Kakak.
Secepat bunyi, Fiura masuk kelas dan mulai memukul meja. BRUUK!! Dan Inoue selalu menyambut dg latahannya yg bermacam-macam. ”Kita harus bertindak!”
“Bertindak apa Kapten?” Tanya Havie dg gaya bahasa bajak lautnya. Fiura menoleh padanya dg wajah menyeramkan hingga Havie memutuskan untuk duduk di sebelah Yuushiro. “Makanya jangan cari masalah saat ketua sedang marah.” Ujar Yuushiro menasehati. “Iya. Aku baru tau tentang itu sepertinya.”
“Kita mungkin dijebak oleh mereka. Mungkin mereka akan meremehkan kita kalau kita sampai tidak lulus tes itu sesuai keinginan mereka. Asrama ini mungkin akan dipermalukan oleh mereka.” Ujar Fiura berorasi.
‘Aku suka sikap Fiura yang seperti ini’ ujarku dalam hati. Aku menoleh ke bangku belakang dan melihat Inoue dan Erik beranjak kelua kelas tanpa pamit. Kamudian bergegas Hikari menggantikan posisi mereka duduk di bangku paling belakang yang dekat dg pintu. Aku pun juga turut. Dan, siswa-siswa masih saja mengatur siasat untuk besok lusa. “Bla_bla_bla_bla_”
“Baiklah kalau itu mau mereka, kita terima tantangan merek dan berjuang untuk asrama kita. Ganbatte, minna~san!” teriak Fiura mengakhiri orasinya.
‘Akhirnya selesai juga…’ keluhku sambil menyamankan posisi punggungku. “HEI, SAKURA!” Aku menoleh ke depan dan menyadari bahwa itu tadi panggilan dari ketua. “Hm?”
“Besok lusa jangan pelit-pelit ya? Kau juga harus berjuang untuk asrama ini! Dan bantu kami pula ya?” pinta Fiura dg raut menggoda.
Aku menoleh ke bangku Hikari yg sudah tak berpenghuni, aku segera berdiri dan menjawab. “Ya, terserah kalian.” Lalu aku bergegas keluar.
“Tuh orang kenapa?”
^_ Yume-o Part 2 _^
Malam harinya, aku ceritakan semua uneg-unegku pada Sensei Hellen walaupun sebenarnya belum tentu Sensei Hellen mendengarkan seluruh ceritaku. Aku tak peduli aku sedang berdongen pada siapa asalkan aku bisa tenantg setelah itu semua.
“Anehnya, kenapa ya tadi kok tumben Senpai Fiura mau ambil bagian ngrapatin hal kaya’ gitu? Padahal biasanya gak peduli sedikit pun” ocehku pada buku pelajaran di tanganku.
“Ya gak pa-pa dong!? Itu kan kemajuan.” Jawab Sensei Hellen yang menurutku itu pertanda bahwa ia benar-benar tidak emnyimak ceritaku.
Tak lama kemudian terdengar pintu kamarku terketuk dari luar dan tak lama setelah itu, pintu kamar terbuka dari luar. Muncul di balik pintu itu ada Erika dan Inoue yang hanya menampakkan kepalanya saja. “Konbanwa gozaimasu…”
“Konbanwa.” Jawab aku dan Sensei Hellen singkat. Lalu aku kembali mencoba focus untuk belajar sedangkan Sensei Hellen menyambu baik tamu rutinnya itu.
“Sensei, aku kasih tau ya.. ternyata Inoue itu…. Masa’ sampek….. bal_bla_bla_” ocehan malam Erika membuat ku merasa tidak sampai yakin menjalani tes lusa. Sementara itu, Inoue yang jadi bahan perbincangan hanya tersenyum bangga menyadari dirinya jadi artis bahagia di balik tirai.
Sejenak kemudian aku memberanikan diri untuk belajar di luar. Sensei Hellen sempat menanyaiku tapi hanya aku jawab santai. “Mau ke mana Sakura?” segera aku jawab sambil membuka pintu plus bernada dingin, “Belajar sambil mencari udara segar.” Untung saja mereka selalu menjawab “Ooohh??”
Huuuuuufffft!!?
Aku benar-benar merasa lega begitu bisa keluar dari kamarku yang sedang pengap oleh cerita cinta yang melewati batas. Aku paling benci saat seperti ini. Akhirnya aku mengalihkan diri menyusuri lorong sendirian sambil mencari tempat yang nyaman untuk belajar. Dan aku segera mendapatkan tempat yang cocok, bangku di lorong dekat ruang makan.
Nah, barulah aku merasa yakin dan bisa sukses untuk ujian lusa. Beberapa bab tinggal mengulang sementara yang lain hanya kurang sedikit. Kira-kira 30 menit setelah aku merasa benar-benar konsentrasi, ada suara yang mampu mengagetkan ku.
“Wah, apa gak pa-pa kalo perempuan sendirian di malam yang larut seperti ini?”
Aku mendongak dan segera mengetahui siapa tuan suara itu, Kyuushiro pemiliknya. Di sebelahnya berdiri dengan sangat tenang adiknya menunggu jawabanku atas keusilan saudaranya. “Ya gak pa-pa dong! Buktinya aku gak kenapa-napa kan?”
“Gak takut kedatengan hantu ya?” Tanya Kyuu makin melampaui akal mansia.
“Ya ampun.. Hari gini masih percaya hantu? Cape’ deh!” jawabku spontan sambil meletakkan telapak tangan kananku ke dahi. Yuu yang biasanya gak bisa senyum tiba-tiba segera berbalik dan menahan tawanya.
Kyuu yang bingung segera bertanya (takut dikira ‘ngoh’),”Heh! Apanya yang lucu sih? Kok ketawa? Yuu!”
“Gak ada, Kyuu.” Jawab adiknya dengan nada amat memelas dan segera duduk di bangku depanku. Kyuu menyusul lalu kembali bertanya. “Kalo gak ada yang lucu kenapa ketawa?”. Tapi Yuu segera mengelak, “Aku gak ketawa kok!”
Hihihi…J
“Hayo! Itu suara siapa? Gak tampak tuh…” Kyuu segera was-was sementara Yuu hanya menjawab, “Itu tadi tawanya Sakura”. Jawaban itu membuat aku langsung diam dan meng’iya’kan penyataan Yuu tadi.
“Healah…….???”
Selama setengah jam lebih kemudian kami semua konsentrasi belajar, tapi begitu lonceng sekolah berbunyi sembilan kali, Kyuu buru-buru mendongengi kami. “Tau gak, tadi Fiura kena senjata yang dibuatnya sendiri lhoh..”
“Lha kok bisa?” sela Yuu menambah efek mendramatis.
“Kan tadi ceritanya selesai nyuci, Fiura mau minum teh. Trus dia buat teh. Nah, pas itu aku baru masuk. Lha kok tiba-tiba Fiura marah sama aku. Katanya aku sengaja naruh deterjen untuk pengganti gula. Padahal aku bener-bener baru masuk kamar tapi Fiura langsung menghujani balasan deterjennya sendiri.”
J “Hihihi… hahahahaha….” Aku dan Yuu benar-benar tertawa mendengar cerita menggelikan dari Fiura. J
“Aneh, kenapa bisa menyalahkan orang lain kalau yang membuatnya sendiri itu dirinya sendiri.” Seru Yuu disela-sela tawanya.
“Mungkin karena ia stres untuk mempersiapkan diri untuk tes lusa.” Pendapatku juga mengalir begitu saja di sudut-sudut ceriaku.
Hahahaha…
Sepanjang sisa waktu itu sampai hampir pukul sepuluh, kami terus tertawa sepuasnya. Saat ini aku merasa senang bisa akrab dengan Shiro bersaudara.
^_ Yume-o Part 2 _^
Keesokkan harinya….
Aku bangun sepagi mungkin untuk berangkat ke perpus dan mencari ketenangan untuk belajar. Tapi, yang aku dapt justru aku yang mengajar. Havie dan Shiro bersaudara memintaku menjadi guru kilat mereka. Aku benar-benar kaget begitu dicegat Havie pagi tadi. Untung saja Hikari yang sudah di perpus sejak subuh tidak merasa risih ataupun cemburu.
“Lagipula, kenapa sih mesti aku yang dicegat?” keluhku disaat aku suruh mereka untuk mengerjakan soal yang mudah.
“Habis, kata Havie kamu tu pinter. Ya udah,aku sih nurut aja. Asal besok bisa lulus.” Jawab Kyuu sekenanya.
“Lu juga sih, Yuu! Kenapa sih kok gak ngajak mereka belajar sendiri.”
“Apaan sih terserah kami dong maunya diajari atau belajar sendiri. Toh,kamu juga gak keberatan?” elak Yuu.
“Kapan aku bilang gitu?”
“Halah, gak usah pura-pura deh. Bukannya kemarin kamu nyanggupin buat bantuin kita? Jangan sok amnesia gitu deh..” jelas Yuu meski matanya hanya terus mengarah pada buku.
“Kapan?” aku masih belum menyadari kalau aku pernah mengatakannya.
“Kemarin pas di kelas trus ditegur Fiura, habis itu kamu langsung kabur.” Giliran Kyuu yang menyambung penjelasan Yuu.
“Oooooh??” jeda sejenak, “Tapi waktu itu kan aku gak ngerti pokok permasalahannya apa?”
“Alah sudah. Yang penting sekarang balik belajar. Kasihan tuh Havie kesulitan cari jawabannya sejak tadi.” Sela Yuu membuat Havie jadi linglung. “Apa?”
Hehehe~ aku hanya mampu tertawa dalam hati lalu aku kembali memberi privat pada mereka. Selama kurang lebih 2 jam, tapi aku juga sambil mencari tambahan materi. Hanya saja ada yang aneh? Aku melihat Fiura juga sedang mencari buku yang diinginkannya. Tapi, aku tidak melihat Erika atau Inoue di perpus. Benar-benar aneh.
Akhirnya aku keluar dari perpus untuk sekedar penyegaran. Tapi aku berhenti di depan kelas Q, kelas yang nantinya juga akan kami tempati. Tiba-tiba Sensei Haruki, kakak Hikari, muncul dari balik pintu. Dan begitu menyadari aku di depanya, ia segera menyapa. “Sakura? Sedang mencari Sensei Hellen ya?”
Aku yang kikuk hanya menjawab sekenaku saja, “Iya.”
“Hem? Tapi, Hellennya lagi gak masuk hari ini. Aku aja mau cari kamu buat tanyain di mana Hellen?” jawab Sensei Haruki yang berhasil membuat ku makin curiga dengan mereka bertiga.
“Aku kurang tau. Aku pikir Sensei Hellen ikut tes mengajar, ternyata malah gak masuk ya?” seru ku jujur dan masih bingung.
“Ehm, rencananya sih emang hari ini tesnya tapi ditunda karma anggota dewan asrama banyak yang ngurus tes untuk kalian besok.Ehm, rencananya sih emang hari ini tesnya tapi ditunda karna anggota dewan asrama banyak yang ngurus tes untuk kalian besok” jeda sejenak “Oh, ya. Kami dari kelas Q akan dukung perjuangan kalian. Makanya jangan sampai kecewakan kami ya?”
“He’eh! Ya,sudah dulu ya Sensei. Aku harus segera kembali. Arigatou.” Secepat mungkin aku berusaha pergi. Di jalan, pikiranku benar-benar melayang…
Ada apa dengan mereka bertiga? Ketiganya tiba-tiba menghilang dan tidak ada di asrama ini. Kira-kira mereka ada di mana. Kenapa mereka seperti sedang berjalan di jalan air bawah tanah. Kotor.
Aku kembali ke perpus dan berharap agar hari segera berganti.
“Ohayou gozaimasu,minna~san! Selamat datang di Asrama Childeria!!”
*_ Yume-o Part 2 _*
Diposting oleh Yoshioka.Sakura. di 10.49
Langganan:
Komentar (Atom)
